|
|
"Adududududuh...." Eri meringis kesakitan. Dy dan Hawaii sempat jatuh karena adegan tabrakan yg bisa dibilang super dasyat tadi. Hawaii segera berdiri, "HEI, KALO BERDIRI JANGAN DI KORIDOR! GANGGU AJA!" Bentaknya kesal. Eri cuma bisa melongo karena kaget.
Di kejahuan, Areen berteriak, "HAWAIIIII!!!"
"Cih," Hawaii kembali berlari menuju tangga ke lantai selanjutnya tanpa memperdulikan Eri yang masih shock atas kejadian tadi. Sampai suara derap kaki mereka bertiga hilang, Eri masih diam. Belum beranjak dari tempatnya.Sampai akhirnya, seorang gadis mengulurkan tangannya, "Daijobu (ga' apa-apa)??" Ia bermaksud menolong Eri.
Eri mendongak ke arah gadis berambut kuning jeruk tersebut. Awalnya, dia tergagap. Namun akhirnya mengangguk. Disambutnya tangan gadis itu dan akhirnya dia berdiri.
"Kakak masih baru, ya, di sini??"
"I... Iya..."
Gadis berambut jeruk itu sempat tertawa kecil. sampai akhirnya, dia berkata, "Nggak usah kaku bgitu. Aku Fujiwara Minmy,"
"Eri Fin DinaShia," Sahut Eri.
"Ayuk (kakak dlm basa palembang), masih lama???" Terdengar suara lain dari belakang Minmy.
Minmy menoleh ke belakang, "I...IQBAL??!!! KENAPA KAMU ADA DI SINI???!!!!"
Eri melihat sosok di belakang Minmy dan ikutan kaget, "Co... cowok?!"
"Kamu ini gimana, sich?! Kan sudah kubilang, tunggu di bawah!!" Omel Minmy kepada cowok bernama Iqbal tersebut.
"Aku bosan,"
"Tapi, kalau sampai ketauan Mrs. Dor..."
Belum selesai Minmy bicara, Mrs. Dormitory alias Ibu Penjaga Asrama (entah tak ada yg tau nama aslinya), menaiki tangga seraya memanggil Minmy, "Fujiwara! Fujiwara!"
"Ga...gawat..." Minmy panik. Eri ikutan pucat pasi. Iqbal melongo dengan wajah tanpa dosa.
"Fujiwara, ada yang ingin Ibu tanyakan!!!"
"Aduuuuhhh.... gimana iniiiiiii....." Minmy kalang kabut.
Kali ini, Mrs. Dormitory sudah naik tangga, "Fujiwara, ada yg ingin Ibu tanyakan. Soal... eh...?" Wanita paruh baya itu, sebelum menyelesaikan kalimatnya sudah heran duluan. Karena Minmy dan Eri beriskap aneh. Mereka berdiri tegap a la tentara di depan pintu kamar Eri.
"Kenapa kamu berdiri seperti itu Fujiwara?" Tanya Mrs. Dormitory, "Dan anda, DinaShia kenapa ikutan bersikap seperti itu??"
Eri dan Minmy meringis, "Ng... Nggak ada apa-apa, Mrs," Mereka berharap Mrs Dormitory segera enyah dari hadapan mereka. Namun, rupanya, Mrs. Dormitory tidak begitu saja pergi, "Ada yang kalian sembunyikan??!!" Mrs. Dormitory membetulkan kacamata dan mendorong kedua gadis itu menjauh dari pintu. Mrs. Dormitory mulai memutar kenop pintunya.
Minmy dan Eri hanya bisa berteriak dalam hati, "TIDAAAAAAKKKK!!!!!!!"
Categories: None